Oleh: munggang | 6 April 2009

Jalan-Jalan ke Pembangkit

Hari ini Anto merasa senang sekali. Oom Hendra, pamannya yang kebetulan bekerja di sebuah perusahaan pembangkit listrik, bakalan datang ke rumahnya. Beliau mau memenuhi janjinya, mengajak Anto jalan-jalan melihat-lihat cara kerja pembangkit listrik sebagai hadiah karena Anto telah berhasil meraih peringkat pertama di sekolah.

Anto memang sudah lama tertarik dengan listrik. Ia penasaran, kenapa sih lampu di rumah bisa nyala? Gimana sih caranya listrik dibangkitkan dan disalurkan sampai ke rumah-rumah? Karena itulah, kesempatan ini tidak mau disia-siakannya. Sejak pagi ia sudah berpakaian rapi sambil mondar-mandir di ruang tamu menunggu sang paman tiba.

Tiin…tiin.
Suara klakson mobil terdengar dari halaman rumah. Anto segera menghambur ke luar. Wah, rupanya Oom Hendra sudah datang. Wajah Anto langsung bersinar. Ia pun berpamitan ke Bundanya dan masuk ke dalam mobil pamannya.

“Oom, ayo kita berangkat!”,pinta Anto antusias begitu duduk di mobil.

“Wah, kamu sudah ga sabar nih keliatannya. Kalau gitu, dipakai dulu dong sabuk pengamannya”, Oom Hendra mengingatkan sambil tersenyum.

“Oke Oom”, jawab Anto tersipu.

Mobil pun mulai bergerak perlahan. Anto melambaikan tangannya kepada Bunda yang berdiri di pintu.

“Perjalanan kita ini memakan waktu agak lama”, kata Oom Hendra setelah mobil memasuki jalan raya. “Kalau ga macet, kita baru bisa nyampe satu jam lagi.”

“Nah, biar kamu ga bosen, sambil nyetir, Oom mau nyeritain tentang konsep gimana sih listrik itu dibangkitkan. Jadi, nanti setelah sampai di sana kamu udah punya bayangan. Gimana? Tertarik ga?”, tanya Oom Hendra.

“Asik…!!”, jawab Anto girang. “Tapi, kalau aku kurang jelas, boleh nanya kan Oom?”

” Pastinya”, jawab Oom Hendra. “Kamu boleh nanya apa aja ke Oom.”

Oom Hendra pun memulai penjelasannya.

“Prinsip kerja pembangkit adalah merubah bentuk energi. Anto mungkin masih ingat dengan hukum kekekalan energi. Hukum ini menyatakan bahwa energi itu tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, tetapi hanya dapat diubah bentuknya dari satu bentuk ke bentuk yang lain.”

“Nah, pada umumnya, setiap pembangkit itu mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Energi mekanik diperoleh dari turbin yang berputar. Turbin yang berputar akan menyebabkan generator turut berputar.  Generator inilah inti dari sebuah pembangkit, sebab di sinilah tempat terjadinya perubahan bentuk energi dari mekanik menjadi listrik.”

“Tenaga yang digunakan untuk memutar turbin bisa bermacam-macam. Yang paling lazim digunakan antara lain tenaga air, tenaga uap, tenaga mesin diesel, tenaga mesin gas, tenaga angin dan tenaga nuklir. Pada prinsipnya, tenaga apapun itu bisa dimanfaatkan. Bahkan kalau mau ekstrim, tenaga manusia pun sebenarnya juga bisa.”

Lari“Penamaan pembangkit sendiri, biasanya mengacu kepada tenaga yang digunakan untuk memutar turbinnya. Karena itulah kita mengenal tipe-tipe pembangkit seperti PLTA (air), PLTU (uap), PLTD (diesel), PLTG (gas), PLTGU (gas uap), PLTP (panas bumi), PLTB (bayu/angin) dan PLTN (nuklir).”

” Diagram pembangkitan secara umum bisa digambarkan sebagai berikut:”
diagram

“Listrik yang dihasilkan lalu disalurkan ke pelanggan-pelanggan dengan menggunakan kabel. Biasanya, ada perlakuan yang berbeda antara pelanggan rumah tangga dengan pelanggan industri. Pelanggan rumah tangga menggunakan tegangan listrik rendah sedangkan pelanggan industri menggunakan tegangan listrik menengah. Untuk menaikkan dan menurunkan tegangan, digunakan alat yang dinamakan transformer.”

“Anto pernah dengar tentang transformer?”, tanya Oom Hendra.

“Pernah Oom”, jawab Anto. “Kan ada filmnya.”

robot

“Ha..ha..ha”, Oom Hendra tergelak. “Kalau yang itu mah beda. Tapi ga papa, Oom juga suka kok ama filmnya. Transformer yang Oom maksud di sini bentuknya seperti ini Anto.”

trafo

“Di dalamnya terdiri dari kumparan-kumparan. Kalau transformer dibuka, isinya kurang lebih seperti ini.”

trafo-inside1

“Transformer untuk menaikkan tegangan disebut sebagai transformer step-up, sedangkan transformer untuk menurunkan tegangan disebut transformer step down. Dalam proses penyaluran listrik, transformer ini banyak sekali digunakan di gardu induk maupun gardu hubung. Nanti di lain waktu kita bahas secara detail gimana sih sampai transformer ini bisa berfungsi menaikkan dan menurunkan tegangan.”

“Jadi, secara keseluruhan, proses pembangkitan listrik sampai penyaluran ke pelanggan bisa digambarkan seperti diagram di bawah ini.”

pemabngkitan1

“Di rumah, listrik inilah yang digunakan untuk menyalakan lampu, nonton TV, main game dan lain-lain.”

lampu“Nah, gimana Anto. Udah ada bayangan?”, tanya Oom Hendra.

“Iya Oom. Tapi Anto tetep masih penasaran, soalnya Anto pengen liat sendiri alat-alat yang Oom ceritakan tadi bentuknya seperti apa”, jawab Anto.

“Bentar lagi kita mau nyampe nih. Nanti Oom kenalkan ama temen-temen Oom di sana ya. Anto bisa langsung tanya sendiri ke mereka kalau masih kurang jelas.”

Tidak berapa lama kemudian, mobil yang membawa Anto dan Oom Hendra pun masuk ke kompleks pembangkitan listrik. Setelah pengecekan di pos sekuriti, mobil pun diperbolehkan melanjutkan perjalanan. Nampak cerobong-cerobong raksasa menjulang tinggi ke angkasa. Anto terkesima menatapnya.

Setelah mobil diparkir, Oom Hendra mengajak Anto ke ruang kerjanya. Di sana sudah menunggu Oom Budi yang siap mengajak Anto jalan-jalan keliling kompleks pembangkit.

(Bersambung)


Responses

  1. huff..
    gue mah konsumen aja..
    ribet bacanya,,,

  2. gang, keren nih..
    boleh lah klo mo diterusin jadi buku ilmiah anak2..
    smangat terus nulis yah, ciao!

  3. wah bgus ne nambah pengetahuan tentang pembangkit,bisa jd bahan aq untuk tugas dari dosen mencari tau pembangkit se JAWA-BALI


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: